Mengatur waktu menyusui

Memang benar Ibu bekerja akan lebih repot mengatur dan merencanakan
pemberian ASI, namun apabila kita mengingat manfaatnya, ASI tidak
mungkin digantikan oleh susu binatang apa pun termasuk susu formula
yang berasal dari susu sapi.

Agar dapat tetap menyusui, ibu bekerja harus merencanakan penyusuan
lebih baik. Untuk Ibu yang merencanakannya sejak hamil, pastikan Ibu
menyusui dini saat melahirkan dan rawat gabung. Kedua hal ini menjamin
pengeluaran ASI yang baik dan penyusuan yang baik. Kemudian berikan
penyusuan eksklusif (ASI saja, tanpa cairan lain). Setelah minggu
pertama menyusui, mulailah belajar menyimpan ASI dengan cara memerah
ASI setelah penyusuan. Segera setelah bayi disusui, ASI diperah (dapat
dengan tangan, pompa susu khusus yang mempunyai gelas sendiri untuk
menampung ASI, atau pompa listrik yang mulai banyak dijual di maternity
shop.

Untuk Ibu yang saat ini masih menyusui eksklusif dan akan bekerja
kembali, mulailah dari sekarang memompa ASI setiap selesai menyusui,
tampung dalam gelas bermulut lebar, tutupi dengan baik dan simpanlah
dalam lemari es. Sebaiknya ASI perahan jangan disatukan, simpan sesuai
urutan pemerahan. Cantumkan tanggal sehingga pemberiannya pada bayi
dapat diatur (yang lebih lama disimpan lebih dahulu dipakai).

Dari penelitian terakhir di negara maju, ASI dalam lemari es
(refrigerator, bukan dalam freezer) dapat disimpan 2-5 X 24 jam,
sedangkan dalam freezer dapat disimpan berbulan-bulan ( 3-6 bulan).

Apabila Ibu mulai bekerja, sebelum bekerja susui dulu bayi Ibu.
Selama ditinggalkan bekerja bayi akan mendapat susu perah yang sudah
Ibu siapkan di lemari es sebelumnya. ASI yang baru dikeluarkan dari
lemari es dapat tahan 4-8 jam di udara luar (suhu kamar). Sebelum
diberikan, jangan dipanaskan. ASI dalam gelas cukup dihangatkan dengan
mencelupkan gelasnya ke dalam wadah berisi air hangat. Kemudian ASI
simpanan diberikan dengan sendok, jangan dengan dot, karena akan
menyebabkan bayi bingung puting.

Di tempat bekerja, carilah tempat yang cukup nyaman untuk memerah
ASI sesering mungkin (idealnya 2-3 jam sekali),. Cukup beberapa menit
yang diperlukan untuk memerah ASI apabila ibu telah mahir melakukannya.
Jangan sampai payudara mengeras karena ASI terlalu penuh. Apabila
payudara mengeras dan ASI keluar menetes, produksi ASI akan segera
berkurang karena sel-sel kelenjar yang memproduksi ASI terlalu diregang
dan dapat rusak. ASI yang diperah di kantor dapat disimpan dalam lemari
es untuk esok hari atau dikirimkan ke rumah.

Saat Ibu pulang, Ibu dapat segera menyusui dan malam hari sambil
berbaring (tertidur) Ibu masih tetap dapat menyusui. Setelah bayi
minimal 4 bulan (sebetulnya ASI eksklusif dapat dilakukan sampai 6
bulan, tergantung tumbuh kembang bayi Ibu), bayi dapat diperkenalkan
pada makanan pendamping. Ini akan mempermudah Ibu menyusui, karena
selain ASI sudah ada makanan selingan. Demikian pula bulan-bulan
selanjutnya, makanan pendamping ASI akan lebih sering dan lebih banyak
jenisnya sehingga Ibu dapat tetap menyusui sampai 2 tahun.

Dengan kemauan dan usaha yang baik serta dukungan seluruh keluarga,
termasuk dukungan lingkungan kerja, Ibu bekerja tetap dapat menyusui
ekslusif dan penyusuan 2 tahun seperti yang dianjurkan . Hal ini
berarti kualitas generasi yang akan datang akan jauh lebih baik
daripada generasi susu sapi.

One Response to “Mengatur waktu menyusui”

  1. phuture89 Says:

    ooooooooooohh…kalo rumus itu tidak bs dipakai di saya. Bayi saya seperti dracula..menghisap kapanpun dia mau.

    cheers!
    🙂

    -phuture89-

    Ya itumah terserah mau model gimana , sek tho g jelas maksude sampeyan niki. Hubungane opo karo isine artikel iki. Waduh g diwaca wong iki. Ya maap ae ye ….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: